Alasan Daihatsu Sirion Masih Impor dari Malaysia

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) tengah menyiapkan Sirion terbaru untuk pasar Indonesia. Mobil perkotaan itu dijadwalkan mulai mengaspal di Tanah Air pada Februari 2017.

“Sirion untuk Indonesia akan datang dari Malaysia. Februari akan segera diluncurkan,” kata Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Chandra di Jakarta, kemarin.

Tidak ada perbedaan bentuk maupun spesifikasi antara Sirion di Indonesia dengan Myvi (nama Sirion di Malaysia), perbedaan hanya terletak pada logonya saja.

“Kalau perbedaan hanya di logo, kalau Malaysia pake P kami pake D. Kalau dari sisi keamanan juga sama, tidak ada yang dibedakan,” jelas Amelia.

Sirion dilengkapi mesin DOHC K3-VE 1.3-liter 4-silinder 16 katup. Mobil itu nantinya akan didatangkan langsung secara utuh atau completly build up (CBU). Pihak ADM akan membeberkan secara detail bagaimana perubahan yang terjadi pada Sirion baru tepat di hari peluncurannya.

All New Sirion Icy White
All New Sirion Icy White

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menjelaskan, Sirion mengalami penurunan penjualan. Tercatat, selama selama 2017 terdistribusi sebanyak 1.790 unit, atau turun dari satu tahun sebelumnya yaitu sebesar 2.950 unit.

Hadir dengan desain baru diharapkan bisa meningkatkan penjualan Sirion di tengah ketatnya pasar city car nasional. Sebab city car cukup digemarin konsumen. Mengaca pasar city carsepanjang 2017 menyentuh angka 266.601 unit (termasuk LCGC). Segmen kendaraan ini nomor dua paling digemari konsumen setelah low MPV.

Menyikapi hal tersebut, menurut Amelia bahwa memasuki 2018 sebetulnya tidak akan ada perkembangan terhadap pasar city car di dalam negeri. Artinya masih di bawah segmen low MPV yang mencapai 253.808 unit di 2017.

“Masih nggak terlalu berkembang untuk pasar city car (tahun ini),” ujarnya.

Karena kondisi ini membuat pihak ADM tetap mempertahankan Sirion untuk pasar Indonesia dalam bentuk CBU.

[chatwaclinicclick]

Post Author: ryandita